Mengenal Ras Birman, Ras Kucing Terkaya “Choupette”

Mengenal Ras Birman, Ras Kucing Terkaya “Choupette”

Selasa (19/02/2019), direktur kreatif rumah mode Chanel Paris, Karl Lagerfeld meninggal dunia di usianya yang ke-85 tahun. Sang desainer yang tidak punya istri dan anak kandung ini (hanya punya anak baptis), meninggalkan kucing peliharaan kesayangannya yang bernama Choupette. Choupette adalah kucing betina ras birman yang berumur 8 tahun.

 

Karena merupakan hewan peliharaan seorang milyuner, Choupette sudah biasa dengan gaya hidup mewah. Dia sering diajak sang boss, Karl Lagerfeld keliling dunia dengan jet pribadi dan tidur di hotel berbintang kelas atas. Choupette juga punya bodyguard sendiri dan dua pembantu pribadi. Jadi tidak ada ceritanya Choupette merasa kesepian atau kesulitan dalam kehidupannya selama bersama Karl Lagerfeld.

 

Dilansir dari laman voaindonesia.com, kini Choupette mungkin akan jadi salah satu pewaris harta Lagerfeld yang nilainya mencapai $200 juta (Rp2,8 triliun).

Sebelum tutup usia, Lagerfeld memastikan Choupette akan terus menjalani gaya hidup mewah.

“Choupette adalah gadis kaya,” kata Lagerfeld, yang pernah merancang untuk rumah mode Fendi dan Chanel.

“Ia punya harta dan kekayaan sendiri,” tambahnya.

Harta Choupette sendiri diperkirakan lebih dari €3 juta (Rp47,8 miliar), yang merupakan jumlah bayaran yang ia dan Lagerfeld terima dari menjadi bintang iklan mobil di Jerman dan merk kosmetik di Jepang. Kucing Birman putih ini juga populer di media sosial, dengan lebih dari 200.000 followers.

Dalam ras kucing, kucing ras birman memang salah satu jenis kucing yang punya harga fantastis. Maka tidak heran jika kucing ras ini banyak dipelihara oleh kalangan yang berkantong tebal.

Kucing Birman adalah salah satu ras kucing alami yang berasal dari Perancis.

Bersumber dari Wikipedia, sejarah keberadaan ras Birman berawal pada tahun 1919. Dua orang berkebangsaan Perancis bernama Auguste Pavie dan Gordon Russel datang ke kuil di Burma untuk membantu para pendeta. Sebagai tanda terima kasih, seorang pendeta kuil berkebangsaan Amerika bernama Vanderbilt memberikan sepasang kucing ras Birman. Kucing betina tersebut yang diberi nama Sita ternyata sedang dalam keadaan mengandung. Namun sayang, pada saat diperjalanan kucing jantan mati. Sita kemudian melahirkan anak kucing yang diberi nama Poupée de Madalpour.

Pada tahun 1925, diketahui ada organisasi pendaftaran kucing bernama Federation Feline FranSais, yang kemudian mengakui ras Birman sebagai ras kejuaraan dengan nama Sacré de Birmanie. Namun, hal ini masih diragukan. Dan pada tahun 1925 juga, ras awal Birman diketahui berasal dari sepasang kucing bernama Orloff de Kaabaa (Birman jantan) dan Xenia de Kaabaa (Birman betina). Ras ini mengalami kemunduran akibat resesi dan Perang Dunia II. Hanya satu pasang kucing yang berhasil selamat melewati masa-masa sulit tersebut.

Pada tahun 1966, ras kucing Birman pertama kali diakui di Inggris. Kemudian baru pada tahun 1967, Birman kedua kalinya diakui di Amerika Serikat oleh Cat Fanciers' Association (CFA).

Birman adalah kucing berukuran sedang dengan berat badan 4-6 kg. Badannya berotot dan memiliki panjang menengah, dengan kaki yang kuat. Kepalanya lebar dan bulat, pada hidung terdapat sedikit lekukan, sedangkan mata hampir berbentuk bulat dan berwarna biru. Telinga berukuran sedang dengan ujung melengkung. Bulu leher dan ekor sangat tebal dan halus. Warna bulu badan lebih pucat dibandingkan warna point pada kedua telinga, muka, kaki dan ekor. Birman memiliki warna putih pada keempat jari-jari kakinya. Warna putih ini berbentuk simetris, tidak melebihi batas pergelangan kaki.

Birman merupakan kucing yang menyenangkan, cerdas, dan setia kepada pemiliknya. Birman adalah kucing yang senang berada disekitar manusia, dan juga sering menunggu pemiliknya pulang ke rumah, jika pemiliknya sedang pergi ke luar rumah.

Memiliki kucing dengan bulu eksotis seperti ras birman, persia, anggora ataupun yang lain, memang membutuhkan perawatan yang intensif dan juga tidak boleh sembarangan. Salah satunya adalah shampoo yang digunakan untuk memandikan. Kita harus menggunakan shampoo khusus 
kucing untuk perawatan bulunya. Shampoo petapeto bisa menjadi pilihan.

Shampoo petapeto adalah shampoo khusus hewan sekaligus berfungsi sebagai antiseptik yang berguna untuk merawat kesehatan kulit sekaligus bulu kucing. Selain itu, shampoo petapeto juga bisa menbuat bulu kucing menjadi lebih lembut.

Memiliki hewan peliharaan yang eksotis memang sebuah kebanggaan. Tetapi kita juga harus mengimbanginya dengan perawatan yang maksimal agar keeksotisan mereka tetap terjaga.(gm/odj)