Mengenal Kucing Persia dan Cara Perawatan Bulunya

Mengenal Kucing Persia dan Cara Perawatan Bulunya

Kucing bisa dikatakan hewan peliharaan yang paling populer. Didunia ini banyak sekali jenis rasnya. Beberapa bahkan merupakan jenis baru yang merupakan perpaduan dari ras-ras yang telah ada sebelumnya.

Pada tulisan kali ini kita akan membahas masalah kucing ras persia. Kucing yang wajahnya bulet dan cantik serta sifatnya kalem dan tenang, sehingga cocok apabila dipelihara.

Kucing persia adalah ras kucing domestik berbulu panjang dengan karakter wajah bulat dan moncong pendek. Kucing ini berasal dari negara Iran, yang dahulunya bernama Persia. Makanya di Indonesia disebut kucing persia. Kucing ini dikenal dengan nama shirazi di daerah Timur Tengah, atau Persian Longhair didaerah yang masyarakatnya berbahasa Inggris.

Ada 4 jenis kucing persia yang banyak dikenal di Indonesia yaitu himalaya, flatnose, medium, dan peaknose. Semuanya berbulu tebal bahkan lebih tebal dari kucing anggora, cuma perbedaannya lebih pada pada tipe muka serta hidungnya, serta sedikit berbeda pada perawakan tubuhnya.

Karena berbulu tebal, kucing ini membutuhkan perawatan intensif. Kita perlu merawat kucing secara rutin, seperti memandikannya, menyisirnya, menggunting kukunya, dan perawatan lainnya. Untuk makanannya juga tidak boleh sembarangan agar bulunya tidak gampang rontok.

Untuk keindahan bulunya, kita bisa melakukan perawatan di rumah dengan cara menyisir dan memandikannya sendiri. Berikut merupakan cara melakukannya.

Menyisir bulu kucing

Bulu kucing persia yang tebal dan panjang harus selalu dirawat untuk menjaga kesehatan dan keindahannya. Menyisir bulu kucing, selain untuk menjaga keindahannya, juga untuk menjaga kulitnya agar tidak terserang kutu atau bibit penyakit lainnya. Apalagi ketika kucing mengalami pergantian bulu. Apabila tidak dirawat serius, maka akan menyebabkan rusaknya bulu kucing.

Adapun cara penyisiran pada kucing persia adalah :

  • Sebelum menyisir, alangkah baiknya buat dulu si kucing nyaman. Ini bisa dilakukan dengan cara mengelus-ngelusnya atau menggaruk bagian leher bawahnya.
  • Setelah kucing dirasa nyaman, mulailah menyisir bulu dibagian perut dan kaki hingga rapi.
  • Selanjutnya sisir dari arah kepala, punggung, hingga ekor. Lanjutkan dengan arah terbalik mulai dari ekor sampai kepala. Hal ini bertujuan untuk melepaskan bulu-bulu mati dan juga kotoran atau kutu yang mungkin ada.‌
  • Beri bedak khusus kucing secukupnya agar minyak yang menempel atau kotoran bisa hilang. Apabila ditemukan bulu yang menggumpal, beri juga bedak dan pisahkan dengan tangan secara hati-hati. Pemberian bedak bisa dilakukan seminggu sekali. Perawatan bulu dengan model memberikan bedak begini biasa disebut dry grooming. Ini juga bisa dilakukan sebagai pengganti memandikan kucing, apabila kucing mengalami keadaan dimana bila dimandikan akan berakibat buruk. Seperti ketika hamil atau sakit.
  • Sisir kembali secara keseluruhan untuk menghilangkan sisa bedak yang telah bercampur minyak juga kotoran.‌
  • Sisirlah juga bulu disekitar leher dengan arah bolak-balik. Ini bertujuan agar bulu mengembang dan mekar.‌
  • Untuk bulu ekor bagian bawah dan juga sekitar anus, kita juga perlu untuk menyisirnya secara perlahan dan hati-hati.
  • Untuk penyikatan atau penyisiran, gunakan sikat karet khusus agar bulu mati terangkat sempurna.

Selain bertujuan untuk merawat bulu kucing, penyisiran bulu juga akan mendekatkan kucing pada pemiliknya. Kegiatan penyisiran ini adalah kegiatan yang menyenangkan bagi si kucing, walaupun terkadang kita harus membiasakannya dulu pada si kucing.

Memandikan kucing

Sejatinya kucing adalah hewan yang kurang bersahabat dengan air, jadi kita harus membiasakan untuk memandikannya. Memandikan diperlukan untuk menjaga kebersihan kucing, apalagi yang berbulu tebal seperti jenis persia. Apabila tidak pernah dimandikan, bisa jadi bulunya menjadi gimbal (penggumpalan bulu) terutama bulu bagian bawah kucing. Memandikan kucing juga tidak perlu terlalu sering, cukup 1 kali setiap 2 minggu, atau sesuai kebutuhan (misalnya setelah bermain di tempat kotor).

Adapun cara memandikannya adalah :

  • ‌Langkang pertama, sisir dahulu rambut kucing secara lembut dan menyeluruh.
  • ‌Lalu gunakan air hangat untuk memandikan kucing. Basuh secara merata dengan mengucurkan air sedikit demi sedikit. Bagian bulu di bagian bawah telinga atau sekitar tengkuk harus kita perhatikan agar tersiram air. Biasanya di dua bagian tubuh ini terdapat banyak minyak.
  • ‌Tuangkan shampoo kucing sedikit demi sedikit dan ratakan sambil dipijat-pijat. Gunakan shampoo khusus kucing, jangan shampoo untuk manusia. Kita bisa menggunakan shampoo petapeto. Shampoo petapeto adalah shampoo herbal khusus hewan peliharaan yang berguna untuk melembutkan bulu. Shampoo petapeto juga berfungsi sebagai antiseptik yang berguna untuk merawat dan mengobati penyakit kulit pada hewan peliharaan.
  • ‌Selanjutnya basuh kembali kucing untuk membersihkan sisa shampoo atau sisa kotoran yang masih ada. Hati-hati ketika membasuh bagian wajah kucing agar busa shampoo tidak sampai masuk ke mata.
  • ‌Terakhir keringkan bulu kucing menggunakan hairdryer, atau handuk juga bisa. Lalu sisir kembali bulu kucing agar rapi dan cakep.

Perawatan kucing yang berbulu panjang memang lebih butuh perawatan ekstra dibanding yang pendek bulunya. Tapi hal ini akan sepadan dengan kebahagiaan yang akan kita dapat ketika melihat kucing peliharaan terlihat cantik, nggemesin, dan sehat kulitnya.(gm/odj)