Ketombe Pada Kucing : Penyebab dan Penyelesaiannya

Ketombe Pada Kucing : Penyebab dan Penyelesaiannya

Ketombe merupakan salah satu masalah kulit yang bisa terjadi pada hewan peliharaan, terutama pada hewan yang berbulu lebat seperti beberapa ras pada kucing, walaupun tidak menutup kemungkinan juga bisa terjadi pada ras yang berbulu tipis. Masalah ketombe, bukan hanya tentang problem keindahan saja, akan tetapi bisa berdampak pada masalah lain yang lebih serius. Garukan kucing pada kulitnya yang berketombe bisa menyebabkan iritasi dan kerusakan kulit. Salah satu kategori kucing yang sehat adalah lembut dan halusnya kulit kucing tanpa terlihatnya serpihan ketombe dan juga luka atau iritasi.

Infeksi Ketombe yang terjadi pada kucing dikarenakan oleh kondisi kulit mati dan kulit bersisik (semacam psoriasis) yang terkelupas pada saat kucing menggaruk tubuhnya atau menjilati badannya. Gejala adanya ketombe bisa dilihat langsung dengan mata telanjang berupa serpihan-serpihan putih pada sela-sela bulu kucing. Pada kucing yang berbulu tebal, kita bisa menyibak pada bulunya untuk mendeteksi keberadaan ketombe. Penggunaan sikat atau sisir untuk kucing, juga bisa membantu untuk melihat ada tidaknya ketombe pada kucing kesayangan kita.

Ada lima faktor yang bisa meyebabkan kucing menjadi berketombe.

1. Kurangnya nutrisi
Kandungan nutrisi yang kurang pada makanan kucing, adalah salah satu faktor yang bisa menimbulkan ketombe. Demikian juga pola makan yang buruk pada kucing, akan menyebabkan defisit nutrisi sehingga timbulah masalah kulit tersebut. Kulit kering, bersisik serta bulu kusam pada kucing Anda, bisa disebabkan karena kurangnya asupan minyak Omega-3.

Oleh karenanya, sebagai solusi pilihlah makanan kucing dengan tepat. Makanan kucing yang berkualitas, adalah makanan yang mengandung minyak omega yang seimbang. Ketika membeli makanan kucing, alangkah baiknya Anda membaca  label makanan tersebut. Pastikan kandungannya sesuai dan seimbang dengan umur juga kebiasaan kucing Anda. Menambahkan asam lemak Omega-3 dalam bentuk suplemen minyak ikan bagus juga untuk dilakukan.

2. Kurangnya hidrasi
Ketombe pada kucing bisa juga disebabkan karena dia kekurangan cairan. Jika kucing Anda kurang minum atau tidak mendapatkan cukup air, maka kulitnya akan menjadi kering, inilah yang bisa menjadikan penyebab timbulnya ketombe. Kurangnya hidrasi atau biasa disebut dehidrasi, tidak hanya disebabkan faktor yang berasal dari dalam tubuh kucing, akan tetapi juga berasal dari faktor luar atau lingkungan. Cuaca dan udara kering dapat mempengaruhi kondisi kulit kucing dan otomatis juga bulunya. Sinar matahari yang terik juga bisa berpengaruh pada kucing yang biasa berada diluar ruangan, terutama pada kucing yang bulunya tipis.

Untuk mengatasinya, Anda harus rutin menyediakan air untuk minum kucing. Bisa juga membuat tempat air yang bisa menarik perhatian si kucing. Untuk makanannya, kita bisa menambahkan makanan basah untuk meningkatkan asupan air kucing Anda. Jika kondisi udaranya sedang panas dan kering, jangan biarkan kucing terlalu lama berada diluar ruangan. Menggunakan pelembab udara di rumah, juga dapat membantu menambah kelembapan kulit dan bulu kucing Anda.

3. Adanya parasit
Reaksi dermatologis pada kucing bisa juga disebabkan karena adanya parasit seperti kutu, cacing atau tungau. Ini merupakan penyebab umum timbulnya ketombe. Gigitan kutu dan tungau bisa jadi pemicu rasa gatal yang berlebihan, karena gigitan kutu dan tungau tersebut memicu alergi pada kulit kucing. Inilah yang akhirnya menyebabkan timbulnya ketombe. Parasit eksternal semacam ini, bisa juga menjadi penyebab timbulnya masalah kesehatan serius pada kulit kucing apabila tidak tertangani secara langsung.

Untuk mengatasi ketombe dan penyebabnya yang model seperti ini, salah satu caranya adalah ketika memandikan kucing, gunakan shampoo yang juga berfungsi sebagai antiseptik. Shampoo petapeto bisa menjadi pilihan. Selain melembutkan bulu, shampoo petapeto juga berfungsi sebagai antiseptik yang berguna untuk merawat dan mengobati masalah kulit, seperti kutu, ketombe, scabies, eksim dan lain-lain.

4. Faktor kesehatan
Dalam beberapa kasus, ketombe pada kucing juga merupakan salah satu gejala adanya diabetes pada kucing. Apabila Anda melihat adanya kulit yang terkelupas diikuti atau bersamaan dengan gejala diabetes yang lain, maka ini adalah masalah yang serius. Anda harus mengkonsultasikanya pada dokter hewan untuk penanganan selanjutnya.

5. Reaksi alergi
Ketombe juga bisa timbul karena reaksi terhadap alergi. Alergi pada makanan dan juga stress akibat kondisi lingkungan dapat mempengaruhi kondisi kulit dan bulu kucing. Ini bisa terjadi disebabkan penggantian makanan baru atau perubahan lingkungan kehidupan kucing. Pada kucing sensitif, perubahan sederhana seperti rutinitas baru atau perubahan dirumah Anda dapat berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh kucing.

Apabila ada keinginan untuk mengganti makanan pada kucing, maka lakukanlah secara bertahap dan sedikit demi sedikit. Ini untuk membiasakan dan juga mengetahui reaksi kucing terhadap makanan tersebut. Demikian juga perubahan pada lingkungan kucing, sebaiknya tidak dilakukan secara drastis, akan tetapi secara bertahap untuk menjaga mood kucing. Akan tetapi bila stressnya terlanjur parah, Anda harus membawanya ke dokter hewan untuk mendapatkan perawatan berbasis medis.

Masalah ketombe tidak bisa dianggap remeh. Apabila tidak langsung mendapat penanganan, akan bisa menyebabkan gangguan kesehatan lain yang lebih serius. Kesehatan kucing yang terjaga akan membuat si kucing nyaman, sehingga kita pun akan nyaman untuk bermain dan bersamanya.(gm/odj)